Lewati ke konten utama
Terbaru
Lihat semua
PramukaUpdateMedia Edukasi & Informasi PramukaBaca terbaru

Persiapan Upacara Sumpah Pemuda 2026 untuk Gugus Depan Pramuka

Panduan persiapan upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98 (28 Oktober 2026) untuk gugus depan: susunan acara, petugas, dan ide kegiatan pendukung.

Persiapan Upacara Sumpah Pemuda 2026 untuk Gugus Depan Pramuka
Daftar isi7 bagian
  1. Mengapa Sumpah Pemuda Penting bagi Pramuka?
  2. Susunan Upacara yang Direkomendasikan
  3. Pembagian Petugas
  4. Naskah Sumpah Pemuda (untuk Disiapkan)
  5. Kegiatan Pendukung
  6. Konteks Nasional 2026
  7. Penutup

Tanggal 28 Oktober 2026 tinggal 11 hari lagi. Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 menjadi momentum penting bagi Gerakan Pramuka untuk meneguhkan kembali ikrar persatuan Indonesia. Bagi gugus depan, ini saatnya mempersiapkan upacara dan kegiatan pendukung yang bermakna.

Mengapa Sumpah Pemuda Penting bagi Pramuka?

Ikrar Sumpah Pemuda 1928 — bertumpah darah satu, berbangsa satu, berbahasa satu: Indonesia — adalah fondasi persatuan bangsa. Nilai ini sejalan dengan Dasa Darma, khususnya “Patriot yang sopan dan kesatria” serta “Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia”.

Bagi peserta didik, Sumpah Pemuda bukan sekadar hafalan teks upacara. Ia adalah pengingat bahwa persatuan Indonesia diperjuangkan oleh para pemuda — dan kini tongkat estafetnya ada di tangan mereka.

Susunan Upacara yang Direkomendasikan

Berikut susunan upacara peringatan Sumpah Pemuda yang bisa diadaptasi:

  1. Pemimpin upacara memasuki lapangan, pasukan disiapkan
  2. Penghormatan kepada pemimpin upacara
  3. Laporan pemimpin pasukan
  4. Pengibaran Sang Merah Putih diiringi lagu Indonesia Raya
  5. Mengheningkan cipta dipimpin pembina upacara
  6. Pembacaan teks Pancasila oleh pembina, ditirukan peserta
  7. Pembacaan teks Pembukaan UUD 1945
  8. Pembacaan teks Keputusan Kongres Pemuda 1928 (naskah Sumpah Pemuda)
  9. Amanat pembina upacara
  10. Pembacaan doa
  11. Laporan selesai, penghormatan, pembubaran

Durasi ideal: 30–45 menit.

Pembagian Petugas

Libatkan sebanyak mungkin peserta didik sebagai petugas:

  • Pemimpin upacara: anggota Dewan yang berwibawa
  • Pembaca UUD 1945: yang artikulasinya jelas
  • Pembaca Sumpah Pemuda: 3 orang (masing-masing membaca satu ikrar) — lebih dramatis
  • Pemimpin lagu: yang suaranya lantang
  • Pengibar bendera: tim 3 orang yang sudah dilatih
  • Pembaca doa: yang hafal dan khusyuk
  • Ajudan dan protokol: mengatur kelancaran

Rotasi petugas setiap tahun agar semua mendapat kesempatan.

Naskah Sumpah Pemuda (untuk Disiapkan)

Pastikan naskah yang dibaca adalah teks asli Keputusan Kongres Pemuda Indonesia 1928:

Pertama: Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia. Kedoea: Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia. Ketiga: Kami poetra dan poetri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.

Untuk upacara, gunakan ejaan yang disempurnakan agar mudah dipahami peserta didik.

Kegiatan Pendukung

Agar peringatan tidak berhenti di upacara, adakan kegiatan pendukung:

Lomba pidato bertema “Pemuda Indonesia Masa Kini” — gali pemahaman peserta tentang relevansi Sumpah Pemuda hari ini.

Diskusi panel dengan narasumber pemuda berprestasi di daerahmu — tunjukkan bahwa semangat Sumpah Pemuda hidup dalam berbagai profesi.

Pentas seni daerah — rayakan kebinekaan yang menjadi roh Sumpah Pemuda.

Aksi sosial — bakti masyarakat sebagai wujud nyata “berbangsa satu”.

Kampanye media sosial — buat twibbon atau konten kreatif bertema Sumpah Pemuda untuk disebarluaskan.

Konteks Nasional 2026

Tahun ini, peringatan Sumpah Pemuda ke-98 diramaikan berbagai agenda nasional: Indonesia Youth Summit oleh Kemenpora (160 peserta terpilih dari 5.100 pendaftar) dan Konsolidasi Akbar KNPI. Gugus depan bisa mengaitkan kegiatan lokal dengan semangat nasional ini.

Penutup

Persiapan yang baik menghasilkan upacara yang khidmat dan berkesan. Mulailah dari sekarang: bentuk panitia kecil, bagi tugas, latih petugas, dan siapkan naskah.

Sumpah Pemuda 1928 diikrarkan oleh para pemuda yang usianya tidak jauh berbeda dengan Penegak dan Pandega hari ini. Tugas kita adalah memastikan api semangat itu tidak padam — melainkan semakin menyala di dada setiap Pramuka Indonesia.

Selamat mempersiapkan Hari Sumpah Pemuda ke-98!

Ekosistem Pramuka Digital

Setelah membaca, lanjut praktik.

Gunakan kegiatan sebagai bahan awal, lalu lanjutkan ke challenge/materi terstruktur di MateriPramuka dan simpan pencapaianmu di Pramuka.net.

Bagikan

Produk terkait

Produk yang nyambung dengan tulisan ini.

Pilihan produk ini dipilih karena masih satu konteks dengan kegiatan dan bisa membantu pembaca memakai materi artikel secara lebih praktis.

Semua produk

Saluran WhatsApp PramukaUpdate

Dapatkan tulisan pilihan, ide konten, dan info produk digital tanpa harus mengecek website setiap hari.

Bergabung di channel WhatsApp