Lewati ke konten utama
Terbaru
Lihat semua
PramukaUpdateMedia Edukasi & Informasi PramukaBaca terbaru

JOTA-JOTI Nasional 2026: 103 Ribu Peserta, Dua Kali Lipat Tahun Lalu

JOTA-JOTI Nasional 2026 dibuka Ka Kwarnas Budi Waseso dengan 103.811 peserta terdaftar — dua kali lipat tahun lalu. Mengusung tema "A Peaceful and Inclusive World".

JOTA-JOTI Nasional 2026: 103 Ribu Peserta, Dua Kali Lipat Tahun Lalu
Daftar isi4 bagian
  1. Dua Kali Lipat: Apa Artinya?
  2. Rangkaian Kegiatan
  3. Pesan Ka Kwarnas
  4. Yang Bisa Dipetik Gugus Depan

Jamboree On The Air dan Jamboree On The Internet (JOTA-JOTI) Nasional 2026 resmi dibuka pada 16 Oktober 2026 oleh Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Budi Waseso, dari Kwarda DKI Jakarta. Tahun ini mencatatkan rekor: 103.811 peserta terdaftar, dua kali lipat dibandingkan tahun lalu.

Mengusung tema global “A Peaceful and Inclusive World” (Dunia yang Damai dan Inklusif), JOTA-JOTI tahun ini menjadi edisi ke-89 untuk JOTA dan ke-47 untuk JOTI. Kegiatan berlangsung serentak pada 16–18 Oktober 2026 di seluruh Indonesia, digelar secara hybrid — menggabungkan kegiatan on-air melalui radio amatir dan interaksi digital via internet.

Dua Kali Lipat: Apa Artinya?

Lonjakan peserta hingga dua kali lipat bukan sekadar angka. Ini menandakan beberapa hal penting:

Pertama, literasi digital Pramuka Indonesia meningkat pesat. JOTI menuntut peserta mampu berinteraksi aman di dunia maya — keterampilan yang semakin relevan.

Kedua, kemitraan dengan ORARI (Organisasi Amatir Radio Indonesia) semakin solid di berbagai daerah. Tanpa dukungan amatir radio, JOTA tidak mungkin terselenggara.

Ketiga, antusiasme generasi muda terhadap kegiatan yang memadukan teknologi dan kepramukaan terbukti tinggi. Ini modal penting untuk regenerasi.

Rangkaian Kegiatan

Selama tiga hari, peserta mengikuti berbagai aktivitas:

  • Kontak radio (QSO) dengan stasiun amatir di dalam dan luar negeri, melatih keterampilan komunikasi dan bahasa Inggris.
  • JOTI chat dan video call dengan Pramuka dari berbagai negara melalui platform resmi.
  • Tantangan digital seperti kuis, scavenger hunt virtual, dan pembuatan konten kreatif.
  • Hike the Planet — tantangan hiking global yang berjalan paralel (15–20 Oktober).

Pesan Ka Kwarnas

Dalam sambutannya, Budi Waseso menekankan bahwa JOTA-JOTI bukan sekadar ajang bersenang-senang dengan teknologi. “Melalui JOTA-JOTI, Pramuka Indonesia belajar menjadi warga dunia — berkomunikasi lintas budaya, membangun persahabatan global, dan menyebarkan pesan perdamaian,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kerja sama ORARI yang menurunkan personel dan perangkat di berbagai titik kegiatan di seluruh Indonesia.

Yang Bisa Dipetik Gugus Depan

Bagi gugus depan yang belum sempat ikut tahun ini, JOTA-JOTI 2026 memberikan pelajaran berharga:

  1. Mulai persiapan lebih awal — koordinasi dengan ORARI lokal sebaiknya dimulai minimal 2 bulan sebelumnya.
  2. Siapkan perangkat — tidak harus mahal; satu stasiun radio komunitas dan beberapa laptop sudah cukup untuk memulai.
  3. Latih bahasa Inggris dasar — frasa-frasa standar QSO bisa dilatih dalam latihan rutin.
  4. Edukasi keamanan digital — bekali peserta dengan etika dan keamanan berinternet sebelum JOTI.

JOTA-JOTI 2027 pasti akan lebih besar lagi. Persiapkan gugus depanmu dari sekarang.

Ekosistem Pramuka Digital

Setelah membaca, lanjut praktik.

Gunakan kegiatan sebagai bahan awal, lalu lanjutkan ke challenge/materi terstruktur di MateriPramuka dan simpan pencapaianmu di Pramuka.net.

Bagikan

Saluran WhatsApp PramukaUpdate

Dapatkan tulisan pilihan, ide konten, dan info produk digital tanpa harus mengecek website setiap hari.

Bergabung di channel WhatsApp