Jamboree on the Air (JOTA) dan Jamboree on the Internet (JOTI) 2026 akan digelar serentak di seluruh dunia pada 16–18 Oktober 2026. Di Indonesia, Kwartir Nasional Gerakan Pramuka telah menerbitkan Edaran I JOTA-JOTI 2026 — tahun ini sekaligus menjadi JOTA Nasional ke-89 dan JOTI Nasional ke-47. Tema global yang diusung adalah A Peaceful and Inclusive World.
Artinya, waktu persiapan tinggal hitungan hari. Gugus depan yang bergerak sekarang masih sempat ikut meramaikan — asal persiapannya terstruktur. Berikut checklist praktis yang bisa langsung dipakai pembina.
1. Tentukan jalur partisipasi: JOTA, JOTI, atau keduanya
Langkah pertama adalah memutuskan jalur yang realistis untuk pangkalan kakak:
- JOTA (radio): butuh kerja sama dengan anggota ORARI berlisensi (pemegang Izin Amatir Radio/IAR) dan perangkat stasiun radio amatir. Cocok bila kwartir/gugus depan punya akses ke komunitas ORARI lokal.
- JOTI (internet): cukup dengan gawai atau laptop dan koneksi internet. Bisa diikuti dari sanggar, sekolah, bahkan rumah masing-masing secara mandiri.
- Kombinasi: banyak gugus depan membuka stasiun JOTA di sanggar sekaligus memfasilitasi sesi JOTI untuk anggota yang tidak kebagian giliran mengudara.
Diskusikan pilihan ini bersama dewan kerja/pembina dan sesuaikan dengan jumlah peserta serta fasilitas yang tersedia.
2. Registrasi resmi di jotajoti.info
Pendaftaran JOTA-JOTI dilakukan melalui situs resmi global jotajoti.info. Pastikan setiap peserta atau perwakilan gugus depan:
- Membuat atau masuk ke akun scout.org — akun ini menjadi pintu utama pembaruan informasi kegiatan.
- Mendaftarkan diri/gugus depan pada laman registrasi resmi.
- Mencermati ragam kegiatan di Activity Hub agar bisa memilih tantangan yang sesuai golongan (Siaga, Penggalang, Penegak, Pandega).
Selain registrasi global, pantau juga edaran dari Kwartir Daerah dan Kwartir Cabang setempat — biasanya ada mekanisme pendataan dan identitas peserta tingkat nasional/daerah.
3. Koordinasi dengan ORARI untuk stasiun JOTA
Ini bagian yang paling butuh waktu, jadi kerjakan paling awal. Sesuai arahan Kwarnas dalam Edaran I, setiap kwartir diminta menjalin koordinasi dengan ORARI lokal. Untuk tingkat gugus depan, yang perlu dilakukan:
- Hubungi ORARI daerah/lokal setempat untuk meminta dukungan stasiun amatir radio, pemasangan perangkat, dan kesediaan menjadi penanggung jawab stasiun.
- Inventarisasi anggota pramuka di wilayah kakak yang sudah mengantongi IAR — mereka kunci kelancaran JOTA.
- Minta bimbingan teknis: pengenalan perangkat stasiun, prosedur penggunaan radio amatir, latihan berbicara di udara sesuai prosedur, dan kode etik amatir radio.
- Pastikan perizinan penggunaan frekuensi beres sebelum hari-H.
Beberapa kwarcab bahkan sudah menggelar bimbingan teknis perangkat sejak awal Oktober — jangan sampai pangkalan kakak tertinggal.
4. Siapkan perangkat dan jaringan untuk JOTI
Untuk jalur JOTI, persiapannya lebih sederhana tetapi tetap perlu dicek:
- Perangkat: laptop, tablet, atau ponsel yang memadai untuk tiap kelompok peserta.
- Koneksi: uji kecepatan internet di lokasi kegiatan. Siapkan paket data cadangan bila memakai Wi-Fi bersama.
- Platform: kenali kanal resmi seperti ScoutLink (webchat), ruang obrolan global, dan aktivitas di Challenge Valley. Latih peserta membuat akun dan bergabung ke kanal yang sesuai — misalnya kanal berbahasa Indonesia untuk pemula.
- Jadwal: susun jadwal sesi agar tiap peserta kebagian waktu berinteraksi dengan pramuka dari negara lain.
5. Bekali peserta dengan etika komunikasi dan Safe From Harm
JOTA-JOTI mempertemukan peserta dengan orang asing dari seluruh dunia. Pembekalan wajib sebelum kegiatan:
- Etika mengudara dan berchat: sapa dengan sopan, perkenalkan nama dan asal pangkalan, gunakan bahasa yang sesuai kanal, dan tidak membagikan data pribadi (alamat rumah, nomor telepon, lokasi presisi).
- Safe From Harm: pastikan seluruh peserta — terutama pembina pendamping — memahami prinsip perlindungan anggota Gerakan Pramuka. Ikuti kursus atau pembekalan yang dipersyaratkan kwartir setempat.
- Pendampingan: peserta golongan Siaga dan Penggalang sebaiknya selalu didampingi pembina selama sesi berlangsung.
6. Susun rundown dan dokumentasi
Terakhir, buat kegiatan terasa seperti perayaan, bukan sekadar duduk di depan radio:
- Susun rundown: pembukaan, pembagian kelompok, sesi JOTA/JOTI bergiliran, permainan selingan (misalnya JamPuz atau kuis wawasan global), dan penutupan.
- Siapkan buku log stasiun untuk mencatat setiap kontak radio (callsign, waktu, negara) — ini juga bisa menjadi bahan laporan kegiatan.
- Dokumentasikan dengan foto dan video, lalu unggah dengan tagar resmi agar pangkalan kakak tercatat dalam kemeriahan global.
- Jangan lupa mengunduh sertifikat/e-certificate partisipasi setelah kegiatan selesai sebagai arsip gugus depan.
Penutup
JOTA-JOTI adalah satu dari sedikit kegiatan pramuka yang benar-benar berskala dunia dan bisa diikuti tanpa harus terbang ke luar negeri. Dengan persiapan checklist di atas — registrasi beres, ORARI terhubung, perangkat siap, dan peserta terbeksai etika — gugus depan kakak tinggal menikmati akhir pekan 16–18 Oktober 2026 sebagai bagian dari jutaan pramuka sedunia. Selamat mempersiapkan, dan sampai jumpa di udara!
Setelah membaca, lanjut praktik.
Gunakan panduan pramuka sebagai bahan awal, lalu lanjutkan ke challenge/materi terstruktur di MateriPramuka dan simpan pencapaianmu di Pramuka.net.
Produk yang nyambung dengan tulisan ini.
Pilihan produk ini dipilih karena masih satu konteks dengan panduan pramuka dan bisa membantu pembaca memakai materi artikel secara lebih praktis.

Paket program kegiatan Pramuka berbasis SKU untuk 1 tahun latihan. Berisi file Word dan Excel siap edit untuk Siaga, Penggalang, dan Penegak.
Cocok untuk: Pembina Pramuka, guru, pembina gugus depan, dan pengurus satuan yang ingin menyusun latihan tahunan berbasis SKU tanpa mulai dari nol.

Administrasi Satuan Pramuka adalah paket bahan kerja digital untuk membantu pembina, ketua Gudep, dan pengurus satuan menata administrasi kepramukaan dengan lebih rapi, terstruktur, dan mudah disesuaikan. Materi mencakup perencanaan program, rencana latihan, surat-menyurat, pendataan anggota, inventaris sarana, pelaporan kegiatan, materi presentasi, serta dokumen pendukung pembentukan dan pengelolaan Gugus Depan. Disusun dengan memperhatikan Jukran Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 05 Tahun 2026 tentang Peraturan Gugus Depan.
Cocok untuk: Pembina Pramuka, Mabigus, ketua Gudep, sekretaris satuan, Dewan Ambalan, dan pengurus Gugus Depan SD/SMP/SMA/SMK.

Paket lengkap 42 dokumen siap pakai untuk Pembina Pramuka — mencakup RPP/Modul Ajar, program kerja, surat, buku kas, akreditasi, dan bank soal dalam format DOCX dan XLSX yang mudah diedit.
Cocok untuk: Pembina Pramuka, pengurus gugus depan, sekretaris satuan, dan tim administrasi yang membutuhkan dokumen lengkap, terstruktur, dan siap edit.
