Tri Satya Penggalang Mudah
Tri Satya Pramuka
Pahami rumusan Tri Satya—janji pramuka yang menjadi pegangan setiap anggota dalam mengabdi kepada bangsa dan negara.
Tri Satya adalah janji pramuka yang berisi tiga rumusan ketetapan. Kata “Tri” berarti tiga, dan “Satya” berarti setia atau janji. Tri Satya berbeda untuk setiap golongan pramuka.
📜 Rumusan Tri Satya
Untuk Siaga (Dwi Satya)
Siaga menggunakan Dwi Satya (2 janji):
Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh:
- Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan mengikuti tuntunan bapaknya.
- Menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat.
Untuk Penggalang, Penegak, Pandega (Tri Satya)
Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh:
- Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan mengamalkan Pancasila.
- Menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat.
- Menepati Dasa Darma.
💡 Makna Tri Satya
| Rumusan | Makna |
|---|---|
| Menjalankan kewajiban terhadap Tuhan | Beribadah sesuai agama, menghormati perbedaan |
| Negara Kesatuan Republik Indonesia | Mempertahankan persatuan, tidak memecah belah |
| Mengamalkan Pancasila | Menjadikan Pancasila pedoman berbangsa |
| Menolong sesama hidup | Suka menolong tanpa pamrih |
| Membangun masyarakat | Berkontribusi untuk kemajuan bersama |
| Menepati Dasa Darma | Mengamalkan kode etik pramuka |
Soal 1 dari 3
Apa arti kata 'Tri' dalam Tri Satya?
🎯 Perbedaan Tri Satya dan Dasa Darma
- Tri Satya = janji yang diucapkan (apa yang akan dilakukan)
- Dasa Darma = kode etik yang dijalankan (bagaimana bersikap)
Tri Satya dan Dasa Darma saling melengkapi—Tri Satya adalah komitmen, Dasa Darma adalah pedoman pelaksanaannya.