Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka - Mungkin kakak sudah pernah mendengar Mabigus, yang biasa disematkan untuk kepala sekolah maupun tokoh yang peduli dengan kepramukaan di sekolah/ gugus depan. Nah lalu apa sih sebenarnya Majelis Pembimbing/ MABI dalam gerakan pramuka?
Apa itu Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka?
Majelis Pembimbing disebutkan dalam AD-ART Gerakan Pramuka tahun 2018 - merupakan majelis yang memberikan bimbingan, dukungan dan memfasilitasi penyelenggaraan pendidikan kepramukaan secara berkelanjutan dan berkesinambungan.
Tingkat Kedudukan Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka
- Nasional - MABINAS (singkatan dari Majelis Pembimbing Nasional) diketuai oleh Presiden Republik Indonesia.
- Daerah - MABIDA (singkatan dari Majelis Pembimbing Daerah) diketuai oleh Gubernur.
- Cabang - MABICAB (singkatan dari Majelis Pembimbing Cabang) diketuai oleh Bupati/ Walikota.
- Ranting - MABIRAN (singkatan dari Majelis Pembimbing Ranting) diketuai oleh Camat/ Kepala Distrik.
- SAKA - MABISAKA (Majelis Pembimbing Satuan Karya) dan
- Gugusdepan - Mabigus (Majelis Pembimbing Gugusdepan) diketuai oleh ketua yang dipilih oleh dan dari antara anggota mabi yang bersangkutan, atau dijabat oleh pimpinan tertinggi dari institusi, lembaga tempat gugusdepan dan satuan karya pramuka berpangkalan.
- SAKO - MABISAKO - Majelis Pembimbing Satuan Komunitas Pramuka diketuai tokoh yang dipilih oleh dan dari komunitas yang bersangkutan.
Majelis Pembimbing (MABI) memberikan bantuan ketersediaan tenaga, dana dan fasilitas yang diperlukan untuk pendidikan kepramukaan.
Nah sudah cukup jelas ya, untuk Majlis Pembimbing Gerakan Pramuka ini tentu saja merupakan tokoh yang bisa memberikan dukungan moril dan materiil bagi kemajuan gerakan pramuka. Yah, tentu saja kebijakan-kebijakan yang diambil akan memberikan dampak yang signifikan bagi kemajuan maupun kemunduran kegiatan pramuka di tingkatanya.
Tokoh yang telah ditunjuk sebagai Majelis pembimbing Gerakan Pramuka harus memiliki komitmen yang tinggi terhadap Gerakan Pramuka.
Mabi dapat terdiri atas unsur Pemerintah, Pemerintah Daerah, Tokoh Masyarkat dan orang tua peserta didik. Sedangkan secara kepengurusan bisa terdiri atas, ketua, ketua harian (apabila diperlukan), Wakil Ketua, Sekretaris, anggota sesuai dengan pembidangan.
Dokmumentasi Setneg.go.id
Penutup
Diharapkan peran Majelis Pembimbing optimal dalam melaksanakan fungsinya demi upaya tercapainya tujuan gerakan pramuka. Diharapkan juga agar pembina gudep/ saka/ sako/ kwartir terus mendorong dan berkoordinasi dengan Mabi untuk dukungan kegiatan kepramukaan.
Setelah membaca, lanjut praktik.
Gunakan materi sebagai bahan awal, lalu lanjutkan ke challenge/materi terstruktur di MateriPramuka dan simpan pencapaianmu di Pramuka.net.
Ringkasan tanya jawab
Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka - Mungkin kakak sudah pernah mendengar Mabigus, yang biasa disematkan untuk kepala sekolah maupun tokoh yang peduli dengan...
Artikel ini berguna untuk pembina Pramuka, peserta didik, pengurus gugus depan, dan pembaca yang membutuhkan rujukan praktis tentang materi.
Gunakan daftar isi untuk memilih bagian yang paling relevan, lalu jadikan poin-poin utamanya sebagai bahan diskusi, catatan pembinaan, atau rujukan saat menyiapkan kegiatan.
Produk yang nyambung dengan tulisan ini.
Pilihan produk ini dipilih karena masih satu konteks dengan materi dan bisa membantu pembaca memakai materi artikel secara lebih praktis.

Kelas praktis 30 hari untuk membantu akun Pramuka menjadi lebih aktif, rapi, edukatif, konsisten, enak dilihat, dan relevan untuk anak muda.
Cocok untuk: Admin Gudep, Dewan Ambalan, Dewan Racana, Saka, DKR, DKC, Kwaran, Kwarcab, pembina, dan anggota Pramuka yang mengelola media sosial.

E-book panduan kecakapan hidup (life skills) praktis untuk remaja. Membahas pertolongan pertama, navigasi dasar, teknik bertahan hidup (survival), hingga manajemen emosi dan keuangan sederhana.
Cocok untuk: Penegak, Pandega, Pramuka Penggalang terap, dan pembina satuan yang memerlukan materi latihan life skills yang aplikatif.

E-book berisi 30 pesan inspiratif Baden-Powell yang dikembangkan menjadi bahan refleksi dan panduan implementasi untuk Pramuka Indonesia saat ini.
Cocok untuk: Pembina Pramuka, peserta didik, Dewan Ambalan, Dewan Racana, Gudep, Kwartir, pelatih, dan pegiat pendidikan karakter.
